AP2HI: Satu-Satunya di Indonesia yang Berhasil Lolos Uji BlueCatch oleh GDST
Jakarta, 22 Juni 2025 β Setelah secara resmi menyatakan adopsi terhadap standar Global Dialogue on Seafood Traceability (GDST) pada Agustus 2024, Asosiasi Perikanan Pole and Line dan Handline Indonesia (AP2HI) pada bulan Juni dengan bangga mengumumkan keberhasilan sistem BlueCatch dalam lolos uji ketat dari GDST. Capaian ini memperkuat posisi AP2HI sebagai pelopor perikanan berkelanjutan dan transparan di Indonesia, sekaligus menandai tonggak penting dalam implementasi nyata sistem ketelusuran digital dari hulu ke hilir.
BlueCatch merupakan platform digital yang dikembangkan AP2HI untuk mencatat dan melacak informasi penangkapan ikan secara langsung oleh nelayan. Aplikasi ini tidak hanya ramah bagi nelayan skala kecil, tetapi juga telah berhasil memenuhi standar traceability internasional yang ditetapkan oleh GDST, termasuk uji simulasi transaksi EPCIS, validasi nomor lokasi PGLN, dan integrasi KDE secara lengkap dan tepat waktu.
βSejak tahun kemarin kami menyatakan komitmen pada GDST, kami tahu tantangannya bukan hanya soal teknis, tapi juga soal bagaimana memastikan sistem ini bisa diterapkan oleh nelayan skala kecil. Hari ini kami membuktikan bahwa itu mungkin,β ujar Janti Djuari, Ketua AP2HI. βBlueCatch lebih dari sekedar teknologi, karena teknologi mencakup keadilan data dan akses yang setara terhadap pasar global.β
Keberhasilan ini menjadikan AP2HI sebagai satu-satunya organisasi dari Indonesia yang telah mengembangkan dan membuktikan sistem traceability digitalnya lolos uji GDST secara resmi. Capaian ini tidak hanya memperkuat daya saing ekspor perikanan Indonesia, tetapi juga menunjukkan bahwa inovasi lokal dapat memenuhi standar global.
βKami merancang BlueCatch sebagai sistem yang fleksibel tapi kuat. Tujuannya jelas yaitu untuk mempermudah nelayan mencatat data secara digitalisasi, dan memastikan data itu sah secara teknis di mata pembeli internasional. Uji GDST ini menjadi validasi bahwa kami berada di jalur yang benar,β ujar Berny Achmad Subki Direktur Logistik Direktorat PDSPKP
Pengakuan dari GDST ini juga diapresiasi oleh mitra dan komunitas internasional yang mendorong traceability di sektor perikanan. Mereka menilai pendekatan AP2HI sebagai terobosan penting untuk menjembatani tantangan teknologi dan keterlibatan komunitas lokal.
Press release ini merupakan kelanjutan dari pernyataan resmi AP2HI pada Januari lalu terkait adopsi standar GDST (baca: Press Release GDST Adoption). Hari ini, adopsi tersebut telah mencapai tahap implementasi dan pengakuan teknis internasional.
AP2HI akan terus mendorong replikasi dan penguatan sistem BlueCatch di berbagai wilayah kerja untuk memperluas jangkauan penerapan traceability digital di sektor perikanan tuna berkelanjutan.
Author : Dita Puji Lestari
About AP2HI
Indonesian Pole and Line and Handline Fisheries Association (AP2HI) is a pioneer for sustainable tuna fisheries in Indonesia. The association promotes environmentally responsible practices, inclusive community development, and global market competitiveness through innovation in quality assurance, traceability, and fisher capacity building.
Media Contact:
Allisya β Communications Officer
π§ allisya@ap2hi.org | π +62 813-1516-1750
π www.ap2hi.org
